Cara Menjadi Freelancer untuk Pemula

oleh -357 views

Berbagiruang.com – Saat ini, pekerjaan freelance lebih banyak diminati oleh sebagian orang. Pasalnya, freelancer lebih fleksibel, yakni di mana saja dan kapan saja. Banyak juga pemula yang tertarik mencoba menjadi freelancer. Lantas, bagaimana cara menjadi freelancer?

Bahkan, menurut sebuah survei, jumlah freelancer di Indonesia naik menjadi 26 persen. Dari hasil survey itu pula, sebanyak 97 persen freelancer merasa bahagia dibanding pekerja kantoran. Tentu hal itu membuktikan banyaknya orang yang belajar jadi freelancer.

Barangkali Anda termasuk salah satu orang yang juga tertarik untuk menjadi freelancer. Nah, Anda tak perlu khawatir Anda mengunjungi artikel yang tepat. Artikel ini akan membahas bagaimana cara menjadi freelancer untuk pemula. 

Apa Itu Pekerjaan Freelance?

Freelancer adalah orang yang menawarkan jasanya kepada suatu perusahaan. Freelance juga sering dikenal sebagai pekerja lepas yang bisa mengambil pekerjaan lebih banyak. Bekerja menjadi freelancer berarti memiliki kebebasan menentukan beban pekerjaan mereka sendiri.

Saat ini, banyak jenis pekerjaan freelance yang justru ditawarkan oleh perusahaan. Jenis kerja freelance online pun semakin banyak.

Jadi, Anda dapat bekerja lebih fleksibel, di mana dan kapan saja. Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan orang lebih memilih menjadi freelancer?

5 Alasan Menjadi Freelancer Sangat Diminati

Kini pekerjaan freelance banyak menjadi pilihan. Apalagi saat ini banyak contoh pekerjaan freelance. Mulai dari yang online hingga yang offline. Hal itu membuat sebagian orang memilih pindah haluan menjadi pekerja freelance. Selain itu, berikut adalah beberapa alasan freelancer banyak diminati.

1. Bisa Jadi Bos untuk Diri Sendiri

Melakukan pekerjaan yang sesuai dengan kapasitas dan kemampuan beban kerja diri sendiri selalu menjadi idaman semua orang. Dengan kata lain, Anda bisa menjadi bos bagi diri sendiri. Sehingga kita harus mampu menyelesaikan pekerjaan yang telah kita tentukan sendiri.

Pekerja Freelance tidak perlu bekerja dengan aturan seperti standar gaji, izin libur, seragam, dan sebagainya.Pasalnya, hal itu sebelumnya bisa Anda bicarakan dan sepakati dengan klien Anda.

Bahkan, Anda bisa mengakhiri kerjasama dengan seorang klien apabila tak sesuai dengan perjanjian.

2. Waktu Lebih Fleksibel

Waktu produktif bagi sebagian orang tidak sama dengan yang lainnya. Terkadang waktu produktif seseorang justru pada malam hari.

Maka, hal tersebut tidak menjadi masalah bagi para freelancer. Anda dapat mengerjakan proyek sesuai dengan keinginan Anda asal sesuai kesepakatan target.

3. Fleksibel Tempat Bekerja

Bagi Anda yang tak suka berangkat ke kantor pagi-pagi, menjadi freelancer tentu menjadi solusi yang menarik. Menjadi freelancer, Anda dapat bekerja dari mana saja, seperti cafe, coworking space, dan lain-lain.

Sebab, Klien tidak akan menentukan tempat kerja kecuali keperluan meeting. 

4. Bisa Memilih Projek Sendiri

Seorang freelancer dapat memilih sendiri pekerjaan yang diinginkan. Sebab, memang sesuai dengan keahlian seseorang. Saat ini, pekerjaan untuk freelancer sudah semakin banyak. Baik berupa penawaran langsung atau freelance glints.

Apalagi, saat ini hal tersebut bisa dipelajari. Misalnya, Anda berminat menjadi seorang web developer, maka Anda bisa mempelajari cara menjadi freelance web developer.

5. Pendapatan yang Menjanjikan

Salah satu hal yang menyenangkan dari pekerjaan freelance adalah kita dapat menentukan sendiri penghasilan yang kita inginkan. Semakin banyak Anda mengambil projek, maka akan semakin banyak pula pendapatan yang dihasilkan. Lantas, bagaimana tips menjadi freelance pemula

Wajib Tahu! 6 Cara Menjadi Freelancer Pemula 

Bagaimana cara menjadi freelancer bagi pemula? Bagi Anda yang masih pemula, sebaiknya Anda mengikuti cara-cara menjadi Freelancer pemula berikut ini. Ada beberapa tips sebelum Anda tahu cara daftar freelancer.

1. Tentukan Niche Sesuai Skill

Sebelum Anda memutuskan untuk menjadi freelancer, sebaiknya Anda mengetahui potensi atau skill diri sendiri.

Apakah Anda bisa menulis konten, membuat website, desain grafis, dan sebagainya. Niche sendiri adalah topik atau segmentasi khusus yang menjadi keahlian khusus yang Anda kuasai.

Ini merupakan langkah pertama cara menjadi freelancer.  Sebab, tanpa menentukan niche, Anda tidak bisa menjadi freelancer. Dengan membatasi segmen keahlian ini, Anda akan dapat membangun personal branding sebagai seseorang yang ahli

Dengan menjadi expert dalam bidangnya, Anda akan memiliki tarif jasa yang lebih tinggi. Bahkan, tawaran job dari klien tentu akan jauh lebih banyak. Ini merupakan cara menjadi freelancer online yang paling penting.

2. Jelaskan Keahlian yang Anda Tawarkan

Setelah menentukan niche, kemudian buatlah detail jasa yang Anda tawarkan.

Sebagai contoh pekerjaan freelance data entry, maka Anda perlu menjelaskan kemampuan Anda secara detail. Jika Anda expert di bidang penulisan, maka jelaskan tulisan seperti apa yang bisa Anda kerjakan. 

Dengan seluruh detail tersebut, klien Anda lebih mudah mengetahui keahlian dan kelebihan Anda. Hal ini akan membantu penilaian pada personal branding yang Anda bangun. Sebab, konsumen atau klien Anda sudah memberikan testimoni.

3. Tentukan Target Pasar

Setelah itu, Anda perlu menentukan target pasar atau sasaran dari keahlian yang Anda punya tersebut. Misalnya, Anda menawarkan jasa desain grafis, maka orang-orang yang membutuhkan jasa Anda adalah pemilik IG bisnis, perusahaan advertising, dan sebagainya. 

Nah, jika Anda sudah mengetahui target pasar, Anda akan lebih mudah menentukan jenis desain yang harus Anda kuasai. Selain itu, promosi yang Anda lakukan pun akan jadi tepat sasaran.

4. Tentukan Tarif yang Sesuai 

Hal ini sering kali menjadi pertanyaan freelancer pemula. Maka, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal untuk menentukannya.

Di antaranya adalah kerumitan projek yang akan Anda kerjakan, pembayaran yang digunakan, dan pertimbangkan standar tarif freelancer di niche Anda.

Dengan begitu, Anda dapat mengira-ira tarif yang akan Anda bandrol untuk jasa tersebut. Hal tersebut pun harus disesuaikan dengan jam terbang seorang freelancer.

5. Membuat Portofolio yang Menarik

Dalam hal ini, Anda bisa menampilkan seluruh hasil pekerjaan terbaik Anda sebagai portofolio sekaligus testimoni. Misalnya, taruhlah desain yang pernah Anda kerjakan di dalamnya. 

Apalagi, saat ini portofolio bisa dibuat di website portofolio. Dengan begitu, Anda dapat membuatnya dengan lebih mudah. Inilah cara menjadi freelancer berikutnya.

6. Promosikan Keahlian Anda

Setelah membuat portofolio yang menarik, cara menjadi freelancer selanjutnya adalah mempromosikan keahlian Anda. Ada banyak pilihan cara promosi, mulai dari yang berbayar hingga yang gratis. Sebagai pemula, Anda bisa menggunakan yang gratis.

Misalnya, menerapkan optimasi SEO. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan beberapa media sosial yang kini banyak digandrungi masyarakat. Namun, jika memang memiliki budget, Anda bisa menggunakan media promosi yang berbayar.

Nah, itulah beberapa cara menjadi freelancer yang wajib Anda ketahui sebagai pemula. Dengan begitu, Anda akan memiliki tahapan yang lebih terarah untuk branding diri menjadi freelancer. Anda pun akan menemukan klien yang tepat sesuai dengan keahlian Anda.