Aplikasi Wechat Mengintai Pengguna di Luar China

oleh -514 views

Berbagiruang.com – Seperti yang telah dilaporkan oleh Digital Trends, sebuah studi mengungkapkan bahwa aplikasi media sosial wechat tengah memata-matai orang asing di luar China. WeChat, aplikasi milik raksasa internet China, Tencent, merupakan aplikasi sosial yan paling populer di Chine. Selain itu, aplikasi ini juga digunakan di luar China, dengan jumlah pengguna mencapai 1 miliar di seluruh dunia.

Studi yang digelar Citizen Lab, yaitu lembaga peneliti siber dari Universitas Toronta, Kanada. Menemukan bahwa WeChat memantau pesan-pesan yang dikirim dan diterima oleh pengguna dengan nomor telepon di wilayah luar china. Data-data komunikasi dari nomor-nomor luar china tersebut kemudian dikirim ke algoritma sensor milik Beijing untuk membangun pusat data yang digunakan untuk menyensor akun-akun warga china.

Para peneliti di Citizen Lab, menetapkan bahwa WeChat menyaring gambar dan dokumen yang dibagikan oleh akun yang terdaftar di luar China setelah dikirim. Kemudian menambahkan tanda tnagan digital-atau “Hash” dari file yang dianggap sensitive terhadap daftar hitam. File-file itu kemudian tidak dapat dikirim atau diterima oleh pengguna yang terdaftar di China.

WeChat Mengawasi

Sejumlah penelitian telah mengidentifikasi penggunaan alat senser WeChat terhadap akum yang terhubung dengan China. Tetapi penelitian ini memberkian bukti untuk pertama kalinya bahwa pengguna yang tidak terdaftar di China juga terseapu dalam peralatan pengawasannya.

Temuan Lab Citizen berjudul “WeChat, Mereka Menyaksikan”. Berisi seputar keamanan data dan jangkauan internasional alat kontrol informasi yang digunakan oleh perusahaan terknologi China. Awal tahun ini, Citizen Lan menemukan bukti bahwa Wechat memasukkan lebih dari 500 kombinasi kata kunci yang terkait dengan wabah virus Corona sejak awal Januari. Termasuk teks yang merujuk pada Dr. Li Wenilang, peniup peluit di Wuhan.

Diluar masalah kemanan data, masalah lainnya adalah masalah moral. Citizen Lab mengungkapkan bahwa pihaknya akan mendesak pengguna internasional untuk mempertimbangkan kembali penggunaan aplikasi ini. Karena saat anda menggunakan platform ini, sebenarnya akan membantu memperkuat represi digital di China.*

No More Posts Available.

No more pages to load.