Kumpulan Soal Ujian Pilihan Ganda Berserta Kunci Jawaban Dasar-Dasar Kefarmasian Kelas 10 Tentang Teknik Pembuatan Sediaan Serbuk Kapsul dan Salep

oleh -346 views

Berbagiruang.com – Berikut adalah Kumpulan Soal Ujian Pilihan Ganda Berserta Kunci Jawaban Dasar-Dasar Kefarmasian Kelas 10 Tentang Teknik Pembuatan Sediaan Serbuk, Kapsul dan Salep yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda. Dengan adanya soal latihan ini semoga bisa sebagai bahan pembelajaran dan latihan sebelum menghadapi ujian.

1. Salah satu syarat utama serbuk yaitu ….
A. Larut
B. Higienis
C. Homogen *
D. Sama rata
E. Harum

2. Nama Lain Dari Kapsul Lunak adalah ….
A. Capsulae duraeb.
B. Spansulec.
C. Capsulae mollesd *.
D. Hard capsulaee.
E. Bougies

3. Serbuk yang tidak dapat terbagi untuk pemakaiannya disebut ….
A. Pulvis *
B. Sirup
C. Serbuk
D. Kapsul
E. Tablet

4. Bukan merupakan ciri-ciri dari capsulae durae ….
A. Penggunaan peroralb.
B. Tersedia dalam bentuk kosongc.
C. Isi biasanya caird. *
D. Bentuk hanya satu macame.
E. Terdiri atas badan dan tutup

5. Keuntungan pulvis antara lain sebagai berikut, kecuali ….
A. Serbuk lebih mudah terdispersi
B. Dokter lebih leluasa dalam memilih dosis
C. Obat dengan volume besar dapat di buat serbuk
D. Rasa yang pahit *
E. Obat yang tidak stabil dapat dibuat serbuk

6. Ukuran kapsul yang lazim tersedia di apotik adalah .….
A. 1, 2, 3b.
B. 00, 0 1, 2c.
C. 000, 00, 0, 1d.
D. 0, 1, 2, 3e. *
E. 000, 00, dan 5

7. Obat yang jumlahnya sedikit dimasukan terlebih dahulu, termasuk dari ….
A. Cara membuat serbuk
B. Cara mencampur serbuk *
C. Keuntungan serbuk
D. Kerugian pulveres
E. Pengertian serbuk

8. persyaratan yang sesuai dengan Farmakope Indonesia untuk pulvis adspersorius adalah ….
A. digunakan untuk obat luar dan obat dalam
B. tidak boleh digunakan pada luka terbuka *
C. mudah digunakan pada kulit dan mudah ditelan
D. mudah dibagi dalam dosis tunggal
E. disimpan dalam wadah dosis tunggal

9. Jenis pulvis diantaranya, kecuali ….
A. Pulvis adspersorius
B. Pulvis sternutatorius
C. Pulvis dentrificius
D. Pulvis evervesen
E. pulvis tercampurkan *

10. campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan dan ditujukan untuk pemakaian oral atau topikal dinamakan ….
A. pulvis adspersorius
B. pulvis sternutatorius
C. pulveres
D. Pulvis *
E. puyer

BACA JUGA : Kumpulan Soal Ujian Pilihan Ganda Berserta Kunci Jawaban Dasar-Dasar Kefarmasian Kelas 10 Tentang Peralatan di Laboraturium Dasar Kefarmasian

11. pernyataan yang tepat mengenai derajat kehalusan serbuk adalah ….
A. partikel serbuk dari bahan kimia yang dapat melalui pengayak no 60 dapat dinyatakan sebagai serbuk kasar dan sangat kasar
B. partikel serbuk dari simplisia nabati dan hewani yg dapat melalui pengayak no.100 dinyatakan sebagai serbuk halus *
C. derajat kehalusan serbuk sebagai pertimbangan formulasi dan menentukan kecepatan penyerapan obat
D. derajat kehalusan serbuk digunakan untuk menentukan kecepatan pembuatan sediaan
E. serbuk oral tidak boleh mengandung butiran kasar dengan derajat kehalusan sesuai dengan no pengayak 100 agar tidak mengiritasi

12. serbuk yang merupakan campuran senyawa asam dan basa dinamakan serbuk effervescent. Senyawa asam yang biasa digunakan dalam serbuk tersebut adalah ….
A. asam asetilsalisil
B. asam benzoat
C. asam sitrat *
D. asam tartrat
E. asam stearat

13. camphora dalam pulveres dikerjakan dengan cara …
A. digerus terakhir dengan etanol lalu dicampur bahan lain
B. digerus dengan etanol secukupnya lalu dikeringkan dengan laktosa *
C. digerus di mortir hangat dan dikeringkan dengan laktosa
D. digerus sampai halus dan ditambahkan bahan lainnya
E. digerus dengan etanol dan ditambahkan bahan lainnya

14. yang tidak termasuk cara pengerjaan tinctur dalam pulveres adalah ….
A. diencerkan dengan etanol kemudian diuapkan hingga sepertiganya lalu keringkan dengan laktosa *
B. diuapkan hingga sepertiganya kemudian dikeringkan dengan laktosa
C. diganti dengan bagian – bagiannya
D. digerus di mortir panas dengan laktosa hingga kering
E. dipanaskan di atas penangas hingga sepertiganya kemudian tambahkan amylum, aduk hingga kering

15. dalam resep pulveres dibutuhkan zat A sebanyak 0,8 mg. Pernyataan yang tepat mengenai pengenceran zat tersebut adalah ….
A. pengenceran tanpa carmin dengan pembawa lactosum sebanyak 12,450 gram; hasil pengenceran 200 mg
B. pengenceran dengan carmin dan pembawa laktosum sebanyak 12,400 gram; hasil pengencerab 200 mg
C. dengan carmin pengenceran tingkat 1(1:20) dengan hasil pengenceran 50 mg lalu diencerkan lagi (1: 10) dengan hasil pengenceran akhir 200 mg
D. tanpa karmin, pengenceran tingkat 1 ( 1:10) hasil pengenceran 50 mg, lalu diencerkan lagi dengan lactosum sebanyak 1200 mg, hasil akhir pengenceran 200 mg *
E. pengenceran bertingkat (1: 50) dan (1:5) dengan hasil akhir pengenceran 240 mg

16. dalam resep pulveres mengandung opii ekstrak dan tinct valerian. pengerjaan yang tepat untuk resep tersebut adalah ….
A. gerus opii ekstak dengan tct valerian di mortir hangat hingga homogen, tambahkan lactosum gerus hingga kering
B. tinctura valerian uapkan di suhu rendah hingga sepertiga bagian kemudian keringkan dengan SL, opii ekstrak gerus ad halus dan campurkan *
C. tetesi opii ekstrak dengan etanol secukupnya lalu tambahkan tct valerian, uapkan di atas penangas hingga 1/3 bagian, keringkan dengan lactosum
D. tinctur valerian diambil bagiannya kemudian campurkan dengan opii ekstrak
E. tinctura valerian diganti ekstrak valerian 1/10 kalinya, campurkan dengan ekstrak opii kemudian keringkan di mortir hangat

17. pernyataan yang tepat mengenai pengantian garam – garam berair Kristal ….
A. 100 mg garam inggris diganti dengan eksikatusnya sebanyak 67 mg
B. 100 mg ferrosi sulfat diganti dengan eksikatusnya sebanyak 50 mg
C. 200 mg natrium sulfat diganti eksikatusnya sebanyak 143 mg
D. 200 mg Mg.sulfat diganti eksikatusnya sebanyak 100 mg *
E. 100 mg natrium subkarbonat diganti dengan eksikatusnya sebanyak 50 mg

18. semua sediaan serbuk ( pulvis dan pulveres) harus memenuhi syarat ….
A. halus dan kering
B. halus , steril dan homogen
C. halus, kering, homogen *
D. halus, kering, homogen, steril
E. halus, kering, homogen, steril dan tidak berbau

19. kapsul yang tersedia dalam bentuk kosong dan digunakan peroral adalah ciri dari ….
A. capsulae durae *
B. capsulae molles
C. capsulae operculatae
D. spansule
E. capsulae perles

20. komponen penyusun cangkang kapsul keras adalah …
A. gelatin murni
B. gelatin, gliserin dan air
C. gelatin, gula dan air *
D. gelatin, PEG dan air
E. gelatin, air dan pengawet

BACA JUGA : Kumpulan Soal Ujian Pilihan Ganda Berserta Kunci Jawaban Dasar-Dasar Kefarmasian Kelas 10 Tentang Dosis

21. kapsul lunak dengan efek long acting dan umumnya berisi granul disebut ….
A. perles
B. globula
C. pesaries
D. Spansule *
E. Bolus

22. pernyataan yang benar mengenai kapsul keras berisi cairan adalah ….
A. tidak boleh berisi minyak atsiri
B. pengisian menggunakan pipet yang telah ditara *
C. minyak menguap diencerkan dahulu dengan minyak lemak sebanyak 40%
D. agar cairan tidak keluar, cangkang kapsul disegel menggunakan gliserol
E. pengecekan kebocoran kapsul dengan cara dimasukan ke dalam etanol

23. pernyataan yang tepat mengenai faktor yang merusak cangkang kapsul adalah ….
A. zat higroskopis seperti NaCl
B. campuran eutektik seperti acetosal dan heksamin *
C. campuran minyak atsiri dan minyak lemak
D. ekstak kental
E. pengemasan menggunakan botol coklat

24. sediaan cair yang mengandng satu atau lebih zat yang terlarut dan dimaksudkan untuk penggunaan pada rongga mulut disebut …
A. solutio
B. topikal solutio
C. gargarisma
D. Collutio *
E. colunarium

25. larutan obat mata harus memenuhi syarat isotonis yaitu setara dengan . …
A. larutan fisiologis *
B. larutan pH 7,4
C. larutan acid boric
D. larutan NaCl 0,6%
E. larutan netral

26. diperlukan 200 ml potio nigra. Jika yang tersedia adalah potio nigra quinquplex. Maka jumlah potio nigra quinquplex dan air yang dibutuhkan adalah ….
A. 50 ml dan 150 ml
B. 40 ml dan 160 ml *
C. 30 ml dan 170 ml
D. 20 ml dan 180 ml
E. 10 ml dan 190 ml

27. peristiwa terpisahnya minyak atsiri dari dalam aqua aromatika karena penambahan larutan NaCl jenuh, merupakan contoh dari ….
A. cosolvensi
B. eksoterm
C. salting in
D. salting out *
E. kompleksitas

28. melarutnya iodium dalam larutan pekat NaI merupakan contoh dari ….
A. kosolvensi
B. salting in
C. salting out
D. Kompleksitas *
E. endoterm

29. pernyataan yang tepat mengenai cara melarutkan bahan obat adalah ….
A. untuk larutan dengan pembawa aqua dest, camphora dilarutkan dalam etanol qs
B. Zinc Chlorid dilarutkan dalam air sebanyak – banyaknya kemudian disaring *
C. Succus direbus dalam air untuk mempermudah kelarutan
D. tannin dilarutkan terlebih dahulu dalam gliserin, kemudian ditambahkan aqua dest
E. natrii bicarbonas digerus tuang menggunakan air panas

30. sediaan cair ( dapat berupa larutan, suspensi, emulsi) yang dimaksudkan untuk penggunaan peroral disebut ….
A. guttae oris
B. guttae nasales
C. Guttae *
D. oral solution
E. pediatric drop

Itu lah Kumpulan Soal Ujian Pilihan Ganda Berserta Kunci Jawaban Dasar-Dasar Kefarmasian Kelas 10 Tentang Teknik Pembuatan Sediaan Serbuk, Kapsul dan Salep semoga bermanfaat dan bisa menjadi bahan latihan untuk mengasah materi lebih dalam. Semoga bermanfaat.