5 Cara Memulai Jasa Titip Barang, Raup Untung Maksimal!

oleh -35 views

Berbagiruang.com – Jastip atau jasa titip barang kini memang menjadi salah satu usaha yang menarik, terutama di kalangan muda. Wajar saja, mengingat usaha ini tidak membutuhkan tempat atau modal yang begitu besar. Tertarik mencobanya? Simak, ulasan selengkapnya mengenai jastip berikut ini. 

5 Strategi Buka Jastip Barang

Seiring berkembangnya sosial media, jasa titip barang atau jastip sekarang kian diminati. Bisnis jastip ini menggiurkan karena Anda hanya perlu membeli barang sesuai titipan tanpa harus sewa toko dan semacamnya. Buat yang minat, berikut 5 strategi buka jastip yang bisa dicoba.  

1. Tentukan jenis jastip

Ada berbagai jenis barang yang dapat dijadikan produk jasa titip barang. Sebaiknya, pilihlah jenis produk yang banyak peminatnya, mudah diperoleh, dan tidak cepat basi atau rusak. 

Beberapa rekomendasi produk jastip tersebut di antaranya makanan kering seperti camilan, baju atau aksesoris, skincare, make-up, produk fashion, dan lainnya. Umumnya, barang jastip merupakan barang yang mudah dijual di daerah tertentu. 

Misalnya, produk-produk Jepang seperti komik, buku, mainan, atau aksesoris tertentu yang hanya dijual di negara tersebut. Selain itu, bisa juga dengan jastip barang-barang limited edition. Contohnya, merchandise atau album k-pop dan sejenisnya.

2. Tentukan target

Bisnis tanpa tujuan hanya akan mempersulit perkembangan usaha tersebut karena dijalankan tanpa arah. Untuk itu, tentukan target yang ingin dicapai apabila tertarik memulai bisnis jastip barang ini. Target tersebut bisa dari market atau konsumen, capaian penjualan, dan lainnya. 

Dengan menentukan target tersebut, usaha jastip barang ini akan lebih terarah karena ada tujuan yang ingin dicapai. Selain itu, strategi yang diterapkan juga bisa menyesuaikan target tersebut agar tepat sasaran. Jadi, meski sekadar bisnis jastip bukan berarti tidak menetapkan target ya.

3. Tetapkan modal dan harga

Setelah tahu target dan produk yang ingin dijual, maka strategi berikutnya adalah menetapkan modal dan harga. Lakukan riset terlebih dahulu agar modal yang dikeluarkan sesuai dan harga yang ditentukan juga pas. 

Bingung mau ambil keuntungan berapa? Biasanya, keuntungan yang diambil berkisar 5-20 ribu rupiah saja. Tapi, hal tersebut juga tergantung dari usaha untuk memperoleh barangnya. Bisa saja, mengambil keuntungan lebih dari itu jika butuh usaha lebih untuk mendapatkannya.

4. Promosi produk

Bisnis jasa titip barang hanya berkembang di situ-situ saja? Barangkali Anda belum menerapkan strategi promosi dengan tepat. Promosi merupakan bagian terpenting dalam marketing bisnis termasuk bisnis jastip ini. 

Manfaatkanlah media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, Twitter, dan media lainnya untuk mengenalkan bisnis jastip tersebut. Disarankan melakukan promosi sesuai anggaran yang ada. Tidak lupa kolaborasikan berbagai ide kreatif untuk meningkatkan attention calon konsumen.

5. Beri pelayanan terbaik

Sebagai sebuah bisnis, kepuasan konsumen adalah yang utama. Untuk itu, berilah pelayanan terbaik pada konsumen Anda. Misalnya, dengan menawarkan diskon khusus pada awal-awal pembukaan dan disertai kualitas produk yang sesuai. 

Apalagi buat pembeli yang setia atau rutin pesan jastip tersebut, tidak ada salahnya memberikan apresiasi seperti promo khusus. Tak lupa bagian terpenting adalah keramahan dan fast respon dalam pelayanan sehingga pembeli makin puas memesan jastip barang tersebut. 

Sekian info mengenai jasa titip barang ini. Dalam menjalankan bisnis jastip mungkin pada mulanya terasa tidak mudah atau tidak banyak yang tertarik. Tapi, namanya bisnis memang ada naik turunnya dan temukan strategi yang tepat untuk mencapai kesuksesan bisnis jastip tersebut.